Kenapa Setiap Mobil Memiliki Rekomendasi BBM yang Berbeda?
Setiap mobil menggunakan bahan bakar minyak atau BBM sesuai rekomendasi pabrikan. Karena itulah terdapat perbedaan jenis BBM yang digunakan oleh mobil.
Bukan tanpa alasan, pabrik memberikan rekomendasi tersebut karena beberapa faktor. Dengan mengikuti rekomendasi pabrik terkait jenis BBM mobil, maka akan menjaga performa mesin Anda tetap optimal sekaligus mencegah kerusakan jangka panjang.
Dalam artikel ini, Anda akan mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai alasan perbedaan BBM mobil. Silakan disimak.
Alasan BBM Mobil Berbeda untuk Tiap Model
Memahami alasan penggunaan jenis BBM mobil yang berbeda-beda untuk tiap model kendaraan akan memberikan Anda awareness terkait pentingnya menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi. Berikut alasannya:
-
Menyesuaikan Rasio Kompresi Mesin
Setiap mesin memiliki rasio kompresi yang berbeda-beda. Semakin tinggi rasio kompresi, maka semakin tinggi pula angka oktan BBM mobil yang dibutuhkan. Tujuannya agar pembakaran dapat berlangsung secara optimal.
Apabila Anda menggunakan BBM mobil dengan oktan yang lebih rendah dari rekomendasi, maka mesin berisiko mengalami knocking atau ngelitik.
Sementara itu, saat Anda menggunakan jenis oktan yang terlalu tinggi, maka bisa menyebabkan fuel dilution. Bahan bakar tidak bisa terbakar secara sempurna dan oli mesin akan tercemar.
Oli pun semakin encer dan kehilangan kemampuannya dalam melumasi berbagai komponen mesin. Konsumsi bahan bakar juga makin boros. Spesifikasi mesin dan rasio kompresi mobil sendiri dapat Anda lihat dalam buku manual.
-
Menjaga Performa Mesin
BBM yang sesuai dengan spesifikasi mobil Anda akan mampu menghasilkan proses pembakaran yang lebih sempurna. Hal ini akan membuat tenaga mesin tetap optimal, akselerasi lebih responsif, dan pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman.
-
Meningkatkan Efisiensi Bahan Bakar
Seperti sedikit disinggung pada poin satu bahwa jika tidak menggunakan oktan yang sesuai, maka bisa meningkatkan konsumsi bahan bakar. Ini karena pembakaran terjadi secara tidak optimal.
Oleh karena itu pemilihan BBM mobil yang tepat akan membantu mesin bekerja lebih efisien. Dengan begitu, konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat.
-
Melindungi Komponen Mesin
Mesin modern memiliki berbagai komponen yang bekerja dengan toleransi sangat presisi.
Penggunaan BBM yang sesuai rekomendasi akan membantu mengurangi risiko terbentuknya kerak karbon berlebih, menjaga kebersihan ruang bakar, serta memperpanjang usia komponen mesin.
-
Memenuhi Standar Emisi Kendaraan
Pabrikan juga mempertimbangkan standar emisi saat menentukan rekomendasi BBM mobil.
Penggunaan BBM dengan spesifikasi yang tepat akan membantu sistem pembakaran bekerja lebih bersih sehingga emisi gas buat tetap sesuai standar yang telah ditetapkan.
Menggunakan BBM mobil dengan angka oktan di bawah atau di atas rekomendasi memang tidak selalu langsung merusak mesin. Namun jika dilakukan secara terus menerus maka akan menyebabkan beberapa masalah.
Misalnya BBM cepat terbakar sebelum busi memercik api sehingga menyebabkan pembakaran tidak terjadi secara sempurna.
Dampak selanjutnya ada knocking mesin, penumpukan kerak yang menyebabkan ruang bakar mesin mobil kotor.
Kondisi tersebut bisa menyebabkan mobil menjadi tidak bertenaga karena banyak endapan, overheating, dan boros BBM. Belum lagi menyebabkan komponen seperti injektor tersumbat.
Maka dari itu pastikan Anda menggunakan BBM mobil sesuai dengan rekomendasi untuk menjaga keawetan mobil Anda. Sebagai gambaran, untuk oktan 88 dan rasio kompresi 7 sampai dengan 9:1 bisa menggunakan premium.
Oktan 90 dengan rasio kompresi 9:1 sampai dengan 10:1 menggunakan pertalite. Kemudian bahan bakar pertamax bisa Anda gunakan pada mobil dengan oktan 92 dan rasio kompresi mobil 9 sampai dengan 10:1.
Dapatkan berbagai informasi mengenai perawatan mobil Anda lainnya hanya di http://suzukidealerkalimalang.id.