Berita

    Immobilizer Mobil: Fungsi & Cara Kerja pada Kendaraan

    Kendaraan merupakan salah satu harta yang paling berharga bagi setiap orang. Harganya yang tidak murah, membuat Anda berusaha melakukan yang terbaik untuk menjaganya dari pencurian dan kerusakan. Sebagai elemen utama keamanan di dalam kendaraan modern, engine immobilizer mobil adalah salah satu komponen keselamatan dan keamanan yang paling integral. Jadi, inilah semua yang perlu Anda ketahui tentang engine immobilizer, mulai dari pengertian, fungsi, hingga cara kerja. 

    Immobilizer adalah perangkat anti-pencurian, yang ditemukan di sebagian besar mobil modern. Faktanya, di negara-negara seperti Jerman dan Inggris, immobilizer wajib ada di semua mobil. Di Indonesia sendiri, belum semua mobil memiliki sistem ini, tetapi sudah ada beberapa yang menerapkannya seperti Honda Mobilio dan Brio, Toyota Calya, Wuling Confero S, serta Suzuki New Carry. 

    Ini Lho Fungsi dan Cara Kerja Immobilizer

    Sebuah immobilizer bekerja secara otomatis dan tidak memerlukan pemilik mobil untuk mengaktifkannya. Immobilizer dianggap sebagai perangkat anti-pencurian yang efektif. Untuk detail bagaimana cara kerja dan fungsi immobilizer dapat dilihat pada ulasan ini: 

    • Sebagai sistem anti-pencurian yang dibangun secara canggih ke dalam mesin ECT, engine immobilizer mencegah mesin hidup tanpa kunci asli dan resmi kendaraan. Untuk melakukan itu, immobilizer menggunakan kunci berkode digital yang dirancang khusus yang sering disebut sebagai Smart Keys.
    • Kunci ini berisi chip transponder di dalamnya yang menyimpan keamanan elektronik yang dapat dipahami seperti kata sandi kendaraan. Saat dimasukkan, immobilizer memproses kode keamanan pada chip kunci pintar dengan yang tertanam pada ECU kendaraan. Setelah kecocokan yang sempurna dibuat, engine immobilizer mengaktifkan sistem bahan bakar dan sirkuit pengapian.
    • Jika kecocokan tidak sama, ECU gagal mengaktifkan sistem bahan bakar, sehingga mencegah pencuri menstarter kendaraan kesayangan Anda. Pada kendaraan modern dengan fitur keyless entry atau engine start/stop, smart key portable mengirimkan kode keamanan ke prosesor kode di dalam ECU, yang kemudian mencocokkan keduanya dan dengan demikian memungkinkan fungsi start/stop bekerja.

    Seberapa Baik Immobilizer untuk Kendaraan?

    Dalam penggunaan sistem yang canggih untuk keamanan kendaraan seperti immobilizer, tentu memiliki pro dan kontra di dalamnya. Akan tetapi, dengan adanya immobilizer yang terpasang dalam mobil Anda, tentu ada keuntungan yang diperoleh yaitu tidak perlu mengaktifkan untuk memastikan sistem anti pencurian sudah berjalan. Karena sistem ini akan bekerja secara otomatis. 

    Faktanya, dengan adanya sistem immobilizer yang dipasang di setiap kendaraan modern, tingkat kasus pencurian mobil yang terjadi di seluruh dunia sudah berkurang banyak. Hal ini dibuktikan dari penelitian yang menunjukkan jika ada pengurangan kasus pencurian kendaraan roda empat sebesar 40%. 

    Kendati demikian, immobilizer tetap memiliki beberapa kerentanan. Banyak immobilizer di mobil menggunakan chip Megamos, yang bisa diretas. 

    Pasalnya, akan lebih mudah serta cepat ketika harus memprogram kunci yang baru daripada membuat duplikasi kuncinya, khususnya untuk mobil-mobil tipe terbaru. Untuk itu, banyak para pencuri sudah mulai pandai dengan membuat program yang bisa membobol sistem immobilizer. 

    Apa pun sistem keamanan yang Anda gunakan, baik yang mengandalkan kamera dashboard atau menggunakan immobilizer mobil, hal yang terpenting untuk selalu mengecek dan memastikan jika sistemnya bekerja. Sebab, sepandai-pandainya para pencuri, tentu Anda harus lebih pandai dalam mengamankan kendaraan pribadi. Jika merasa ada yang salah dengan sistem immobilizer, segera datangi bengkel resmi Suzuki dengan cara yang mudah cukup mengunjungi website nya di https://suzukidealerkalimalang.id/   untuk melakukan perbaikan mobil Suzuki anda.